Bandung Conference Series: Communication Management
Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management

Hubungan Antara Komunikasi Kelompok Pengurus Masjid dengan Minat Masyarakat

Haliza Rifdahaya Rurianti (Prodi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung)
Mohamad Subur Drajat (Prodi Manajemen Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Islam Bandung)



Article Info

Publish Date
09 Aug 2024

Abstract

Abstract. Group communication is the most important thing in an activity to achieve goals together. Group communication activities can occur in various social lives. Group communication that occurs in social life in the religious sector, such as routine recitations and also recitations on every Islamic holiday. This activity has become a community habit. In the communication of this research group, several phenomena occurred, namely a lack of interest in the community around the mosque due to the time of the recitation activity and the community's interest in attending the recitation led or provided by the DKM ustad. It's different if the recitation is held or invites scholars who are well-known among the community. The aim of this research is to determine the extent of the relationship between group communication and people's interest in participating in religious activities. The theoretical basis in this research is group communication theory and interest theory. The research method used is a quantitative method with a correlational approach. The results of this research show a significant relationship between group communication and community interest, which has a correlation value of 0.615, which means a strong relationship. Abstrak- Komunikasi kelompok menjadi hal terpenting dalam suatu kegiatan untuk mencapai tujuan secara bersama. Aktivitas komunikasi kelompok bisa terjadi dalam bermacam kehidupan sosial. Komunikasi kelompok yang terjadi di kehidupan sosial bidang agama seperti pengajian rutin dan juga pengajian di setiap hari besar Islam. Aktivitas tersebut sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Dalam komunikasi kelompok penelitian ini, terjadi beberapa fenomena yaitu kurangnya minat masyarakat sekitar masjid karena waktu kegiatan pengajian dan ketertarikan masyarakat mengikuti pengajian yang dipimpin atau diisi oleh ustad DKM. Berbeda jika pengajian diisi atau mengundang ulama yang terkenal dikalangan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sejauhmana hubungan antara komunikasi kelompok dengan minat masyarakat mengikuti kegiatan keagamaan. Landasan teori dalam penelitian ini teori komunikasi kelompok dan teori minat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Hasil dari penelitian ini terdapat hubungan signifikan antara komunikasi kelompok dengan minat masyarakat, yang memiliki nilai korelasi 0,615 yang berarti sebuah hubungan kuat.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

BCSCM

Publisher

Subject

Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Bandung Conference Series: Communication Management (BCSCM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen Komunikasi dengan ruang lingkup diantaranya adalah Awareness, Brand equity, Brand Image, Connecting Community Building, Content ...