Lokasi penelitian terletak di Pit D Sambarata Mine Operation PT Berau Coal, Kalimantan Timur yaitu sebuah tambang terbuka batubara yang masih aktif melakukan kegiatan pertambangan. Analisis pengaruh struktur geologi berupa kekar menggunakan analisis kinematik dilakukan untuk mengetahui jenis longsoran yang berpotensi di enam lereng lokasi penelitian. Data lereng dan data kekar diperoleh dari foto udara hasil Discontinuity Mapping menggunakan Unmanned Aerial Vehicle (UAV) dengan teknik fotogrametri. Berdasarkan hasil penelitian, keenam lereng yang terdapat pada Pit D memiliki potensi longsoran guling langsung dengan nilai Probability of Failure (PoF) tertinggi sebesar 24,19% pada lereng highwall.Kata kunci : analisis kinematik, UAV, fotogrametri
Copyrights © 2023