Proyek Strategis Nasional (PSN) bertujuan untuk meningkatkan kwalitas serta sarana prasana infrastruktur Indonesia dengan cepat untuk dapat meningkatkan effisiensi dan produktifitas perekonomian nasional. Salah satu PSN terbaru pada tahun 2024 adalah Proyek Pengembangan PIK-2 Tropical Concept. Sejak awal dimasukkan proyek ini sebagai PSN menimbulkan polemik sosial dan perdebatan ilmiah meskipun proyek ini didanai swasta dan telah memenuhi kriteria yang ditetapkan pemerintah. Permasalahan yang timbul meliputi bagaimana realisasi dari hak menguasai negara dalam pembebasan tanah untuk pembangunan, sejauh mana dampak Proyek PIK-2 bagi warga setempat yang terdampak proyek ini serta apakah aturan yang ada sudah diterapkan, tujuannya untuk mengkaji penerapan aturan pengadaan tanah untuk PSN. Menggunakan metode penelitian yuridis normatif bersifat kualitatif dengan menggali sumber dari hasil studi kepustakaan, dan menekankan pada penggunaan data primer, data sekunder, termasuk bahan hukum tersier. Kesimpulan yang diperoleh menunjukan bahwa prosedur pengadaan dan pembebasan lahan Proyek P-2 tidak sesuai dengan ketentuan peraturan yang ada dan cenderung hanya menguntungkan pihak pengembang proyek, sementara banyak masyarakat setempat yang kehilangan mata pencaharian karena digusurnya lahan persawahan mereka.
Copyrights © 2024