Desain yang tepat dan positif memiliki kemampuan untuk mencerminkan keindahan dan kebaikan suatu budaya, masyarakat, atau lingkungan. Ini dapat membantu masyarakat memperoleh pemahaman budaya, menghindari stereotip, dan mengembangkan konsep diri yang benar. Sebaliknya, representasi yang tidak akurat berpotensi untuk menciptakan cultural appropriation. Penelitian yang dilakukan dalam jurnal ini bertujuan untuk menyelidiki dampak penggambaran region Sumeru dalam game Genshin Impact terhadap persepsi penggunanya, terutama dalam penggambaran salah satu karakter Genshin Impact yang bernama “Tighnari”. Region Sumeru ini seharusnya mencerminkan budaya Timur Tengah dan Asia Selatan, namun malah menimbulkan kesan cultural appropriation di kalangan penggunanya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa game Genshin Impact kurang dalam merepresentasikan budaya Timur Tengah karena mencampurkan budaya dari berbagai negara baik dari Timur Tengah maupun luar kawasannya sehingga menciptakan sebuah karakter dengan asal usul yang tidak jelas. Karena itu melalui penyusunan jurnal ini, diharapkan terjadi peningkatan kesadaran di kalangan masyarakat mengenai dampak representasi visual yang kurang tepat terhadap perspektif audiens dan pentingnya menganalisis serta merepresentasikan budaya secara akurat.
Copyrights © 2024