Menurut data RISKEDAS 2018, prevalensi karies gigi pada anak usia 10-14 tahun sebesar 75,3%. Promosi kesehatan penting dalam memberikan pemahaman tentang pencegahan karies gigi dan dalam hal ini, menggunakan media permainan ular tangga sebagai sarana promosi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak promosi kesehatan terhadap perilaku pencegahan karies gigi pada anak di SDN Talagamulya, Kabupaten Karawang, dengan desain penelitian pre-eksperimental dan data dikumpulkan menggunakan one group pretest-posttest dengan alat kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Populasi penelitian ini melibatkan seluruh siswa dan siswi kelas V di SDN Talagamulya, terdiri dari sampel 33 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non Probability Sampling. Kemudian data dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro Wilk untuk menentukan distribusi data dan analisis bivariat menggunakan Paired simple t-test. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebelum menerima promosi kesehatan, perilaku pencegahan karies gigi anak-anak di SDN Talagamulya dinilai cukup, dengan mean sebesar 34,21 dari 28 responden. Setelah mendapatkan promosi kesehatan, tingkat perilaku anak-anak meningkat menjadi baik, dengan mean sebesar 51,88 dari 33 responden, dan P Value sebesar (0,000) < alpha (0,05). Temuan ini mengindikasikan adanya perbedaan signifikan dalam perilaku pencegahan karies gigi setelah promosi kesehatan menggunakan media permainan ular tangga, menunjukkan bahwa anak-anak lebih proaktif dalam menjaga kesehatan gigi mereka.
Copyrights © 2024