Lansia mengalami pola hidup yang buruk sehingga dapat menyebabkan kolesterol tinggi karena terlalu banyak lemak di dalam darah. Diketahui bahwa kadar kolesterol normal dalam tubuh adalah berkisar 160-200 mg/dl. Kolesterol didefinisikan sebagai salah satu komponen lemak yang terdapat dalam makanan dan utuh. Dikatakan hiperkolesterol apabila jumlah kolesterol dalam tubuh >200mg/dl. Penatalaksaan kadar kolesterol yang lebih dari 200 mg/dl menggunakan dua metode yaitu dengan terapi farmakologi dan non farmakologi. Terapi non farmakologi dalam penatalaksaan kadar kolesterol yang tinggi salah satunya adalah menggunakan buah yang mengandung tinggi serat dan antioksidan seperti buah naga. Tujuan studi kasus ini bertujuan untuk menggambarkan asuhan keperawatan keluarga dengan tahap perkembangan usia lanjut keluarga Tn. D dengan Hiperkolesterolemia di Desa Ciberung. Metode studi kasus yang dilakukan dengan observasi selama 3 kali pertemuan dan intervensi pemberian jus buah naga merah selama 3 hari pada tanggal 25 Oktober sampai 27 Oktober 2023. Iinstrumein yang diigunakan dalam peingumpulan data meinggunakan leimbar obseirvasii keipeirawatan keiluarga dan meilakukan tiindakan peimbeiriian jus buah naga merah. Hasil studi kasus didapatkan bahwa pemberian jus buah naga merah pada Ny. R selama 3 hari terdapat perubahan kadar kolesterol. Sebelum mengkonsumsi jus buah naga merah kadar kolesterol menunjukkan hasil 225 mg/dl, setelah mengkonsumsi jus buah naga merah kadar kolesterol mendapatkan hasil 165 mg/dl. Kesimpulan dari studi kasus ini yaitu terdapat pengaruh jus buah naga merah terhadap penurunan kolesterol pada lansia.
Copyrights © 2024