Hipertensi penyakit yang memerlukan penanganan yang adekuat karena dapat menimbulkan penyakit yang berujung pada kematian. Pasien hipertensi memerlukan terapi jangka panjang agar mengontrol tekanan darah sehingga tidak tercetus komplikasi penyakit hipertensi. Banyaknya golongan obat antihipertensi, perlunya pemilihan obat yang tepat dan dilakukan pemeriksaan pada resep yang didapat pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Klinik Pratama Bunga Arsari. Penelitian ini termasuk penelitian observasional dengan penelitian deskriptif non analitik dengan pengambilan data secara retrospektif berupa data rekam medik pasien hipertensi di Klinik Pratama Bunga Arsari pada Juli-Agustus 2024. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Analisa data dilakukan dengan dihitung dari jumlah kasus yang diteliti lalu di bagi dengan seluruh jumlah kasus dan dikalikan 100%. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 51 rekam medik. Hasil penelitian menunjukkan pola peresepan obat antihipertensi pada pasien hipertensi di Klinik Pratama Bunga Arsari Tahun 2024 yaitu 28 resep (54.90%) menggunakan terapi tunggal dan 23 resep (45.10%) menggunakan terapi kombinasi. Jenis obat yang paling banyak digunakan yaitu amlodipine sebanyak 12 resep (23.53%) serta golongan obat yang paling banyak digunakan yaitu golongan Calcium Channel Blocker 15 resep (29.41%). Berdasarkan hasil penelitian obat-obat antihipertensi yang digunakan pada pasien hipertensi di Klinik Pratama Bunga Arsari meliputi amlodipine, nifedipine, captopril, lisinopril, Hydroclortiazid, furosemide, dan bisoprolol.
Copyrights © 2024