Dalam upaya menghasilkan produk yang berkualitas dengan harga yang kompetitif, UMKM saling berkompetisi secara intensif, perhitungan harga pokok produksi merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Penelitian ini menyelidiki penggunaan metode biaya penuh sebagai alat untuk menghitung harga produk pada Angkringan RM 46. Penelitian ini menemukan bahwa harga pokok produksi memasukkan biaya bahan baku, tenaga kerja langsung, overhead pabrik, perlengkapan kantor, dan transportasi. Dalam penelitian ini, metode secara sederhana masih digunakan untuk menghitung harga pokok produksi Angkringan RM 46. Peneliti belum menerapkan ketentuan dari kaidah akuntansi biaya untuk menghitung harga pokok produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai biaya usaha Angkringan RM 46 dibandingkan dengan nilai biaya peneliti lebih baik menggunakan metode full costing.
Copyrights © 2023