Bandung Conference Series: Economics Studies
Vol. 4 No. 2 (2024): Special Issue: Perguruan Tinggi Mandiri Gotong Royong Membangun Desa (PTMGRMD)

Pengembangan Desa Wisata Pengolahan Ikan dan Madu di Desa Citengah Kabupaten Sumedang

Achmad Faqih (Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, Indonesia)
Endang Sutrisno (Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon, Indonesia)



Article Info

Publish Date
29 Feb 2024

Abstract

Abstract. Citengah Village is an agricultural and agro-tourism area. One of the village's leading potentials is the tea and coffee plantation sector commodities. On average, each family head has land use rights of 0.5 hectares and the average annual production is 200 tons with a price per kg of Rp. 1,500. The tourism sector has potential that also needs to be developed into a regional tourist area. Because the location of the village only has a distance of approximately 8 km from the city center of Sumedang, and is supported by 15 potential tourist attractions. The method of writing the article used is descriptive qualitative, describing and explaining the state of development of Citengah Village through community participation in order to achieve an independent village, especially through agritourism. The results of the activities include training on village superior products such as honey jelly, honey milk candy, honey fried bread, and processed chips. In addition, stunting counseling and increasing community digital literacy through knowledge of the use of SmartWatch in the SIMURNI, WAKEPO, and JKN Mobile programs. Abstrak. Desa Citengah merupakan daerah agraris dan agrowisata. Salah satu potensi unggulan desa yakni komoditi sektor perkebunan teh dan kopi. Rata-rata setiap kepala keluarga memiliki hak guna usaha lahan 0,5 Ha dan produksi rata-rata setiap tahun sebanyak 200 ton dengan harga per kg Rp. 1.500. Sektor pariwisata memiliki potensi yang juga perlu dikembangkan menjadi kawasan wisata regional. Karena lokasi desa hanya memiliki jarak kurang lebih 8 km dari pusat kota Sumedang, dan didukung 15 obyek wisata potensial. Metode penulisan artikel yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, menggambarkan dan memaparkan keadaan pembangunan Desa Citengah melalui partisipasi masyarakat demi tercapainya desa yang mandiri, khususnya melalui agrowisata. Hasil kegiatan antara lain pelatihan produk unggulan desa berupa jelly madu, permen susu madu, roti goreng madu, dan olahan kripik. Selain itu, dilakukan penyuluhan stunting dan peningkatan literasi digital masyarakat melalui pengetahuan penggunaan SmartWatch dalam program SIMURNI, WAKEPO, dan JKN Mobile.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

BCSES

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Bandung Conference Series Economic Studies (BCSES) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Ilmu Ekonomi dan Bisnis dengan ruang lingkup Amanah, Antisipasi Bencana, Bank Umum Syariah, Belanja Daerah, Pengangguran, BMT, BOPO, BPRS, CAR, Data ...