Abstract. Stunting is still a health problem in Indonesia that can affect the quality of human resources in the future. Therefore, the prevention and handling of stunting is an important priority. This study focuses on efforts to prevent and manage stunting in Sindulang Village, Cimanggung District, Sumedang Regency. This study is a qualitative research with a constructive phenomenology approach. Data were collected through in-depth interviews with research subjects, namely adolescent girls, pregnant women, and toddlers. Field observations and documentation were also conducted. Efforts to prevent and handle stunting in Sindulang Village are carried out through four aspects of health, namely improving the quality of Maternal and Child Health (MCH) and Family Planning (KB) services, optimizing health insurance for the underprivileged, health education and improving the nutrition of stunting toddlers. The village government has provided health facilities such as poskesdes, posyandu, and village midwives. However, there is still a need to improve the community's understanding of childcare and nutrition. The steps taken by Sindulang Village in preventing and handling stunting include sanitation control, health education for adolescents, mothers and children, and pregnant women. Cross-sectoral cooperation, comprehensive policies, and increased community understanding of balanced nutrition, sanitation, and environmental hygiene are needed to prevent stunting. Abstrak. Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan di Indonesia yang dapat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Oleh karena itu, pencegahan dan penanganan stunting menjadi prioritas penting. Kajian ini berfokus pada upaya pencegahan dan penanganan stunting di Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Kajian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi konstruktif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan subjek penelitian, yaitu remaja putri, ibu hamil, dan balita. Observasi lapangan dan dokumentasi juga dilakukan. Upaya pencegahan dan penanganan stunting di Desa Sindulang dilakukan melalui empat aspek kesehatan, yaitu meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan Keluarga Berencana (KB), mengoptimalkan jaminan kesehatan masyarakat kurang mampu, edukasi kesehatan dan perbaikan gizi balita stunting. Pemerintah desa telah menyediakan fasilitas kesehatan seperti poskesdes, posyandu, dan bidan desa. Namun, masih diperlukan peningkatan pemahaman masyarakat tentang pengasuhan dan gizi anak. Langkah-langkah yang ditempuh Desa Sindulang dalam pencegahan dan penanganan stunting antara lain pengendalian sanitasi, edukasi kesehatan remaja, ibu dan anak, serta ibu hamil. Diperlukan kerjasama lintas sektor, kebijakan yang komprehensif, dan peningkatan pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang, sanitasi, dan kebersihan lingkungan untuk mencegah stunting.
Copyrights © 2024