Agen antiinflamasi topikal dari bahan alami dengan efikasi yang baik dan efek samping minimal sangat diperlukan. Curcumin termasuk bahan alami yang berefek anti inflamasi. Namun penelitian dalam bentuk topikal masih sangat jarang. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efek topikal gel ekstrak Curcumin terhadap inflamasi kulit mencit yang diinduksi 2,4 dinitrochlorobenzen (DNCB). Studi menggunakan randomized posttest –only control group design dengan sampel 30 ekor mencit albino dalam 6 kelompok. Ketebalan epidermis diukur dari lapisan sel basal hingga stratum korneum menggunakan ImageJ software. Tidak terdapat perbedaan signifikan rerata ketebalan epidermis antara kelompok mencit yang diberikan aplikasi gel ekstrak Curcumin dengan kelompok yang tidak diberikan gel ekstrak Curcumin. Penebalan epidermis terjadi jika dermatitis kontak iritan berupa dermatitis kontak iritan kronis. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menilai efek anti inflamasi ini pada inflamasi kronik. Kata kunci: curcumin, DNCB, gel, stratum korneum DOI : 10.35990/mk.v7n0.p60-69
Copyrights © 2024