Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa antara kelas yang menerapkan model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) dengan model pembelajaran Konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Tanjungpinang sebanyak 6 kali pertemuan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 2 Tanjungpinang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling, terpilih 2 kelas sebagai sampel penelitian yaitu kelas IX-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas IX-3 sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes pemahaman matematis yang terdiri dari 4 soal uraian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan statistika deskriptif dan statistika inferensial. Analisis statistika deskriptif menggunakan N-Gain untuk melihat peningkatan pemahaman matematis dari sebelum hingga sesudah menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray. Selanjutnya dilakukan analisis statistika diferensial dengan melakukan uji normalitas, karena data tidak berdistribusi normal maka dilakukan uji non parametik dengan menggunakan uji Mann-whitney. Maka dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa pada model pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray secara signifikan lebih baik dibandingkan model pembelajaran konvensional.
Copyrights © 2024