Isu resiliensi menjadi isu yang penting dalam Pengurangan Risiko Bencana di era sekarang ini. Sesuai dengan apa yang menjadi salah satu prioritas pada Sendai Framework for Disaster Risk Reduction. Penelitian ini dilakukan di Desa Sumber, Magelang, sebuah desa yang masuk di Kawasan Rawan Bencana III Gunung Merapi. Penelitian ini mencoba menerapkan model PEA (Produksi-Eksebisi-Arsip) dalam membangun literasi kebencanaan. Metode yang digunakan adalah PRA (Participant Research Apraisal), dengan melakukan pendekatan partisipasi bersama masyarakat. Temuan dari penelitian ini adalah, proses PEA (Produksi-Eksebisi-Arsip) melalui pendekatan video bisa dilakukan sebagai salah satu cara dalam membangun literasi kebencanaan. Hanya saja model pendekatan pengarsipan masih jauh dari yang diharapkan. Maka saran selanjutnya adalah mendiskusikan kembali pentingnya pengarsipan sebagai aset pengetahuan warga dalam upaya pengurangan risiko bencana.
Copyrights © 2024