Keberhasilan suatu peroyek terukur dengan biaya yang efisien, kualitas mutu sesuai rencana dan ketepatan waktu penyelesaian. Permasalahan yang sering dijumpai pada pelaksanaan proyek yaitu keterlambatan memulai pekerjaan sehingga proyek bekerja dimasa denda. Pada pelaksanaan proyek perlu perencanaan pengendalian waktu yang teliti dan baik. Metode yang digunakan untuk perencanaan pengendalian waktu proyek menggunakan Metode Critical Path Method (CPM) dan Metode Program Evaluation and Review Technique (PERT). Hasil penelitian menggunakan metode CPM waktu pelaksanaan selama 103 hari atau lebih cepat 56 hari. Untuk lintasan kritis pada aktifitas Pekerjaan Mobilisasi (A)-Lapis Fondasi Agregat Kelas A (C)-Lapis Resap Pengikat - Aspal Cair/Emulsi (D)- Bahan anti pengelupasan (E)-Laston Lapis Antara (AC-BC) (F)-Lapis Perekat - Aspal Cair/Emulsi (G)-Laston Lapis Aus (AC-WC) (H)-Patok Kilometer (K). Sedangkan menggunakan Metode PERT waktu penyelesaian proyek selama 155 hari atau lebih cepat 4 hari. Metode PERT dianggap peneliti lebih realistis untuk penyelesaian Proyek Peningkatan Jalan G.Obos X Kota Palangka Raya, dengan nilai probabilitas penyelesaian 98,64%.
Copyrights © 2024