Masih banyak pesantren belum memiliki kemandirian dalam ekonomi, sehingga konsep kemandirian pesantren harus terus digalakkan tidak hanya demi kepentingan internal pesantren, tetapi juga demi kepentingan sosial kemasyarakatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penguatan kewirausahaan berbasis pesantren menuju kemandirian ekonomi di Pondok Pesantren Mannallah Bantul Yogyakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama, di antaranya: Pertama, upaya penguatan kewirausahaan berbasis pesantren dilakukan melalui pemanfaatan lahan secara optimal, menciptakan produk yang mampu bersaing di pasar, serta meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha. Kedua, faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program kewirausahaan meliputi kepemimpinan dan manajemen yang baik, sumber daya manusia yang memadai, pendidikan kewirausahaan, teknologi dan inovasi, infrastruktur dan fasilitas yang mendukung, kemitraan, monitoring dan evaluasi yang dilakukan secara rutin. Ketiga, dampak dari penguatan kewirausahaan berbasis pesantren ini adalah peningkatan kemandirian ekonomi santri, pengembangan keterampilan santri, dan peningkatan kesejahteraan santri dan komunitas.
Copyrights © 2024