Journals Mining Engineering : Bina Tambang
Vol 9, No 2 (2024): Journals Mining Engineering: Bina Tambang

Evaluasi Teknis Penambangan Batu Gamping untuk Menganalisis Faktor Ketidaktercapaian Target Produksi di Perusahaan CV Tekad Jaya

Yoky Febrian Risellino (Universitas Negeri Padang)
Raimon Kopa (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
10 Jun 2024

Abstract

CV Tekad Jaya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penambangan batu kapur dengan sistem open pit. Pada kegiatan peledakan CV Tekad Jaya menggunakan detonator elektrik dengan peledakan sebanyak dua kali dalam seminggu dengan tujuan untuk memisahkan batuan dengan batuan sumbernya. Dalam kegiatan pengangkutan dengan menggunakan metode luncuran batu, yang dimaksud dengan luncuran batu disini adalah dimana batuan hasil peledakan yang terpisah dari batuan sumbernya dijatuhkan dengan menggunakan alat ekskavator yang meluncur ke bawah dengan tempat yang telah disiapkan untuk menampung batu tersebut di tempat tersebut. Dasar lereng yaitu bagian depan pengangkutan, sehingga volume geometrik peledakan akan sangat mempengaruhi volume batu kapur yang dihasilkan. Setelah batuan terkumpul di blasting shelter, maka excavator akan mengambil batuan tersebut, setelah itu batuan tersebut akan diangkut dengan dump truck untuk dibuang ke stock hopper kemudian batuan tersebut dipecah menjadi ukuran 30 × 40 cm dengan pemutus dan excavator yang bekerja di dekat stock hopper, memuat atau mengumpankan batuan pada stock hopper yang telah dipecah ke dalam hopper crusher agar dapat diolah. Target produksi yang direncanakan perseroan yaitu 10.000 bcm/bulan atau 20.000 ton/bulan belum terpenuhi. Beberapa faktor tersebut adalah volume hasil peledakan, jumlah alat produksi yang optimal dan produksi excavator dan dump truck pada bagian depan pengangkutan batuan hasil peledakan ke stock hopper, produksi excavator dalam rock feeding dari stock hopper ke hopper crusher dan, produksi efektif dan waktu kerja crusher dalam mengolah batuan. Berdasarkan hasil perhitungan produksi diperoleh pada peledakan 25827,9 ton/bulan, Loading-hauling Excavator 187.295,20 ton/bulan, Dump Truck 24754,65 ton/bulan, dan crusher 8010,24 ton/bulan. Sehingga dari sini produksi crusher tidak tercapai. Optimalisasi produktivitas crusher dapat dilakukan dengan penambahan jam kerja dan optimalisasi jam kerja pada waktu standby. Hasil optimasi yang diperoleh adalah 21315,84 ton/bulan, sehingga target produksi yang direncanakan tercapai.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

mining

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Atas dukungan dari jurusan Teknik Pertambangan dengan Penanggung Jawab Dekan Fakultas Teknik UNP (Drs. Ganefri,MPd, P.hd) bekerjasama dengan Ketua Jurusan Teknik Pertambangan (Drs.Bambang Heriyadi,MT) dan seluruh Dosen Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Jurnal ini ...