Pediculosis capitis pada anak sekolah dapat menyebabkan anemia. Anak-anak dengan pediculosis aktif akan kehilangan 0,008 mL darah per hari atau 20,8 ml/ bulan. Survey awal diketahhu terdapat 55,3% kasus Pediculosis capitis dan mayoritas (75,5%) penghuni memiliki personal hygiene kurang baik sehingga berdampak pada peningkatan kasus kutu rambut. Diperlukan intervensi berupa edukasi peningkatan kesadaran dalam penerapan personal hygiene yang baik remaja agar tercegah dari gangguan kesehatan terutama anemia, meningkatkan kosentrasi belajar dan menjaga kualitas tidur. Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama satu hari yang diikuti oleh 60 orang santriwati yang diawali dengan mengisi pretest dan diakhiri dengan post test. Hasil analisis menunjukkan hasil yang signifikan yaitu adanya perbedaan antara sebelum dengan sesudah dilakukan pengabdian serta adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman santriwati. Kegiatan ini diharapakan agar penghuni pesantren senantiasa menjaga kebersihan diri dan lingkungan, dapat mendukung Program Dinas Kesehatan Kota Jambi dalam menurunkan kejadian malnutrisi khususnya anemia pada kelompok rentan yaitu remaja putri, khususnya santriwati di Pesantren Ainul Yaqin karena salah satu dampak dari terjangkitnya pediculosis capitis ini adalah anemia. Kata Kunci : Pediculosis capitis, anemia, santriwati
Copyrights © 2023