Megasains
Vol 10 No 1 (2019): Vol 10 No 1 (2019)

Identifikasi Osilasi Atmosfer Yang Mempengaruhi Variabilitas Curah Hujan dan Suhu di Bandung

Neneng Sugianti (BMKG)



Article Info

Publish Date
19 Mar 2024

Abstract

Interaksi atmosfer-daratan-lautan di wilayah monsun Asia dan monsun Australia serta Samudera Pasifik salah satunya menghasilkan variabilitas elemen iklim tahunan di wilayah tersebut yang selanjutnya dikenal sebagai TBO. TBO (Tropospheric Biennial Oscillation) adalah salah satu bentuk variasi elemen iklim tahunan di lapisan troposfer (dari permukaan sampai tropopause) dengan perioda sekitar 2-3 tahun yang terjadi di wilayah monsun Asia, monsun Australia, lautan India Tropis dan lautan Pasifik Tropis. Proses monsun asia musim panas dan El nino Southern Oscillation (ENSO) biasanya dijelaskan dengan skema sistem monsun- atmosfer-laut (Monsoon-Atmosphere-Ocean System, MAOS). Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data curah hujan dan suhu rata-rata bulanan, periode pengamatan 1971-2013 di stasiun Geofisika Klas I Bandung. Metode yang digunakan dalam mengidentifikasi pengaruh ENSO terhadap pola curah hujan dan suhu, yaitu menggunakan analisis wavelet. Hasil pengolahan data dan analisis mengindikasikan bahwa curah hujan dan suhu di Bandung tidak terpengaruh ENSO tetapi dominan pengaruh monsun atau siklus satu tahunan dan siklus pengaruh lokal.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

megasains

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Buletin MEGASAINS diterbitkan oleh Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototobang sebagai media apresiasi Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang bersumber dari kegiatan penelitian berbasis ilmu-ilmu meteorologi, klimatologi, kualitas udara, dan geofisika (MKKuG), serta ...