Melayani pasien merupakan tuntutan dan beban kerja yang tinggi, seperti pekerjaan rutin, jadwal kerja yang ketat, tanggung jawab atas keselamatan dan kesehatan diri sendiri dan orang lain, hal ini menyebabkan terjadinya burnout syndrome pada perawat. Penelitian ini bertujuan ini untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit TK IV IM 07.01 Lhokseumawe. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini 77 Perawat rawat inap, dengan menggunakan teknik total sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis univariat dan bivariat, uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Pengumpulan data menggunakan kuesioner NASA-TLX dan kuesioner MBI-HSS. Penelitian ini telah dilaksakan pada tanggal 10- 14 Juli 2023 di ruang rawat inap Rumah Sakit TK IV IM 07.01 Lhokseumawe. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value = 0.324, yang berarti tidak ada hubungan antara beban kerja dengan burnout syndrome pada perawat di ruang rawat inap Rumah Sakit TK IV IM Lhokseumawe. Diharapkan kepada responden agar menetapkan batasan jam bekerja, istirahat jika lelah, dan melakukan usaha yang optimal dalam pekerjaannya.
Copyrights © 2024