Latar belakang: discharge planning pasien dapat memberikan motivasi untuk mencapai kesembuhan, dapat memberikan dampak terhadap pemendekan lama perawatan pasien di rumah sakit, menurunkan anggaran kebutuhan rumah sakit, menurunkan angka kekambuhan, dan memungkinkan intervensi rencana pulang dilakukan tepat waktu. Tujuan: ntuk mengidentifikasi pengetahuan dan sikap perawat pelaksana tentang discharge planning di Ruang Rawat Inap RSU. Ibnu Sina Kabupaten Pidie. Metode: menggunakan desain penelitian deskriptif untuk melihat gambaran pengetahuan dan sikap perawat dalam memberikan discharge planning. Sampel yang digunakan sebgaai 32 perawat dengan menggunakan metode sampling yaktu total sampling. Hasil penelitian: gambaran pengetahuan perawat tentang discharge planning ialah kategori baik sebanyak 18 orang (56,3%), kategori cukup sebanyak 10 orang (31,2%), dan kategori kurang sebanyak 4 orang (12,5%). Selanjutnya, gambaran sikap perawat dalam melaksanakan discharge planning ialah kategori sikap positif sebanyak 21 orang (65,6%), kategori sikap negatif sebanyak 11 orang (34,4%). Saran: disarankan kepada perawat agar dapat memanfaatkan hasil penelitian ini sebagai sumber informasi dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada pasien, bukan hanya pada saat pasien datang ke rumah sakit tetapi juga pada saat pasien akan pulang juga harus diberikan discharge planning sehingga tingkat kemandirian pasien menjadi lebih baik
Copyrights © 2024