Derasnya arus globalisasi yang tak terbendung mengakibatkan terjadinya pergeseran dalam segala sendi tatanan kehidupan masyarakat. Pola hidup yang mengalami perubahan meninggalkan budaya leluhur akibat tidak mampu mengelola pengaruh perkembangan globalisasi yang masuk. Degradasi nilai-nilai budaya kian luntur jika tidak ditangani dengan cerdas. Pemuda memegang tanggung jawab besar terhadap keberlangsungan kondisi bermasalah ini. Metode penelitian ini ialah kualitatif deskriptif. Hasil penelitian merepresentasikan upaya penyelenggaraan tiktok competition yang disasarkan pada pemuda se-Asia Tenggara sebagai langkah efektif dalam membangkitkan kesadaran pemegang panji berbudaya. Pemuda sebagai pewaris budaya memiliki peran besar terhadap nasib budaya sebagai identitas bangsa. Kesadaran terhadap kebanggaan budaya yang terbentuk melahirkan semangat dan cinta terhadap kepemilikan budaya sehingga secara kreatif dan adaptif akan memperkenalkannya tidak hanya terbatas pada wilayah tertentu saja melainkan secara global.
Copyrights © 2023