Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan bukti empiris tentang pengaruh rasio kepemilikan institusional dan rasio RGEC terhadap prediksi financial distress. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan jumlah sampel akhir adalah 11 perusahaan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kausalitas dengan tujuan untuk membuktikan hubungan antara sebab dan akibat dari beberapa variabel. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan. Uji analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode regresi logistik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa variabel earnings yang diproksikan Return on Asset berpengaruh secara signifikan terhadap prediksi financial distress. Tinggi rendahnya pendapatan suatu perbankan dapat terlihat dari rasio ROA perbankan tersebut. Nilai ROA yang semakin tinggi menunjukan bahwa laba yang diperoleh perbankan meningkat sehingga meningkatkan pula kondisi kesehatan keuangan perusahaan. Hasil pengujian pada kepemilikan institusional, Non-Performing Loan, Loan to Deposit Ratio, Dewan Komisaris Independen, dan CAR tidak berpengaruh secara signifikan terhadap prediksi financial distress.
Copyrights © 2024