Pendidikan karakter merupakan suatu konsep yang ditawarkan oleh bangsa Indonesia untuk menanggulangi krisis moral akhir-akhir ini. Dalam penyelenggaraannya disekolah, pendidikan karakter dilakukan secara terpadu melalui tiga jalur, yaitu: pembelajaran, manajemen sekolah, dan ekstrakulikuler. Artikel ini menguraikan implementasi pendidikan karakter dua lembaga pendidikan yang berbeda, yakni di sekolah berbasis keagamaan (MTsN 3 Mataram) dan sekolah umum (SMPN 1 Labuapi) untuk membandingkan sisi implementasinya pada tiga jalur tersebut. Hasil temuan menunjukkan, bahwa dalam menanamkan nilai-nilai karakter yakni disiplin, toleransi dan peduli lingkungan antara MTsN 3 Mataram dan SMPN 1 Labuapi memiliki dasar atau alasan berbeda. MTsN 3 Mataram selaku sekolah agama lebih condong menanamkan nilai karakter kepada peserta didiknya dengan alasan nilai keagamaan itu sendiri. Sedangkan, SMPN 1 Labuapi selaku sekolah umum, dalam menanamkan nilai karakter kepada peserta didiknya dilandaskan pada falsafah kebangsaan itu sendiri. Kata Kunci:
Copyrights © 2015