Melalui karya akademik ini ingin ditegaskan bahwa memahami konteks pendidikan Islam di Indonesia tidak cukup hanya dengan melihat bahwa pendidikan Islam merupakan subsistem dari pendidikan nasional. Namun, pendidikan Islam juga sekaligus sebagai entitas tersendiri yang memiliki budaya akademik yang berbeda dengan karakteristik pendidikan pada umumnya. Dalam himbauan penulis, pendidikan Islam tidak boleh berjalan stagnan. Pendidikan Islam seyogyanya selalu meningkatkan kualitas dan berkembang secara dinamis. Sebagaimana salah satu misi Kementeriaan Agama untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam, mulai dari raudhatul athfal (TK), madrasah, hingga Perguruan Tinggi Agama, pendidikan agama, dan pendidikan keagamaan.
Copyrights © 2013