Penelitian ini mendalami praktik pencatatan akuntansi di kalangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya pada toko kelontong, yang memiliki peran sangat penting dalam perekonomian di Indonesia. Penelitian ini berfokus pada praktik pencatatan keuangan dan mengidentifikasi ketidakpatuhan terhadap standar akuntansi yang berlaku saat ini di UMKM. Studi kasus dilaksanakan pada toko kelontong “Dua Putra” yang terletak di Desa Titian Resak, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Provinsi Riau. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pemilik dan/atau pengelola toko kelontong serta melalui observasi langsung terhadap proses pencatatan keuangan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa toko kelontong menghadapi sejumlah tantangan dalam mematuhi standar akuntansi yang berlaku, khususnya dalam hal pencatatan pengeluaran dan pendapatan. Solusi yang diusulkan dalam penelitian ini adalah mengimplementasikan sistem aplikasi akuntansi berbasis Android yang tersedia di Google Play Store. Sistem ini memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan keuangan di toko kelontong, Dengan demikian, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan dunia usaha dan semakin berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia. Implikasi dari penelitian ini adalah para pemilik UMKM khususnya toko kelontong perlu lebih menyadari pentingnya pencatatan akuntansi yang baik. Selain itu, penggunaan teknologi aplikasi akuntansi dapat menjadi langkah strategis untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Copyrights © 2023