Sistem ekonomi Islam beroperasi berdasarkan prinsip keadilan, dengan fokus utama pada keuntungan dan kesejahteraan orang lain daripada kepentingan pribadi. Hal ini berbeda dengan dunia kapitalis, di mana segala cara sering kali dibenarkan demi kepentingan individu. Penting untuk dicatat bahwa Sistem Ekonomi Islam terkait erat dengan ajaran Islam yang lebih luas, sehingga membentuk kerangka kerja yang kohesif dan mencakup segalanya. Oleh karena itu, prinsip dasar ekonomi Islam mengacu pada hakikat ajaran Islam. Konsistensi sistem dan sifat manusia tidak ditinggalkan, keselarasan ini menciptakan keselarasan dan tidak ada konflik dalam proses pelaksanaannya. Sistem ekonomi Islam menganut dua prinsip utama: pertama, prinsip dasar tidak dapat diubah; kedua, permasalahan praktis bersifat berbasis kebijakan dan akan berubah seiring dengan perkembangan masyarakat. Prinsip dasarnya adalah: kekayaan alam adalah milik Tuhan, dan manusia bertanggung jawab untuk mengendalikannya
Copyrights © 2024