Dana pensiun merupakan elemen penting dalam infrastruktur keuangan suatu negara, yang berperan dalam menjamin kesejahteraan ekonomi individu di masa pensiun. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan praktik pengelolaan dana pensiun di Indonesia dengan negara-negara ASEAN lainnya seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand. Analisis menunjukkan bahwa setiap negara memiliki pendekatan yang unik dalam mengelola dana pensiun, dipengaruhi oleh faktor ekonomi, politik, dan sosial yang spesifik. Di Indonesia, sistem dana pensiun didominasi oleh skema wajib dari BPJS Ketenagakerjaan dan skema sukarela melalui lembaga keuangan. Perbandingan ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi dalam skema wajib di Indonesia masih rendah, terutama di sektor informal, dan pengembalian investasi dana pensiun kurang optimal dibandingkan dengan negara tetangga. Untuk mengatasi tantangan ini, Indonesia perlu meningkatkan literasi keuangan dan mempertimbangkan adopsi praktik terbaik dari Singapura dan Malaysia, seperti integrasi sistem pensiun dengan kebutuhan sosial lainnya. Hasil penelitian ini memberikan wawasan bagi perbaikan kebijakan dana pensiun di Indonesia menuju sistem yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2024