Pandemi COVID-19 yang sempat terjadi telah mempengaruhi ekonomi dunia, tak terkecuali Indonesia selama beberapa tahun terakhir. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif asosiatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh produk domestik bruto (PDB), suku bunga, dan inflasi terhadap jumlah uang beredar di Indonesia selama pandemi COVID-19. Populasi penelitian ini adalah data PDB, suku bunga, inflasi, dan jumlah uang beredar yang terdokumentasi di Badan Pusat Statistik dan Bank Indonesia dengan pembatasan populasi fokus pada PDB atas dasar harga berlaku dan jumlah uang beredar sempit (M1) dengan sampel berupa data selama periode 2019 s.d. 2023 sebanyak 60 sampel. Jenis data penelitian ini adalah data sekunder, yaitu data yang telah diperoleh sebelumnya untuk dikonstruksi dan dianalisis lebih lanjut. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan Eviews 13. Hasil analisis menunjukkan secara parsial adanya pengaruh positif PDB, pengaruh negatif suku bunga, serta tidak adanya pengaruh inflasi terhadap jumlah uang beredar di Indonesia selama pandemi COVID-19. Selain itu, hasil analisis menunjukkan secara simultan adanya pengaruh domestik bruto, suku bunga, dan inflasi terhadap jumlah uang beredar di Indonesia selama pandemi COVID-19 dengan pengaruh sebesar 92.7485% dan sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak digunakan dalam penelitian ini.
Copyrights © 2024