Permasalahan dalam penelitian ini, tingginya angka pengangguran yang disebabkan berbagai faktor, salah satu penyumbang pengangguran adalah lulusan perguruan tinggi. Hal ini berbanding lurus dengan rendahnya kesiapan berwirausaha mahasiswa, khususnya mahasiswa program studi Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Sumatera Utara 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh self efficacy terhadap kesiapan berwirausaha; (2) pengaruh adversity quotient terhadap kesiapan berwirausaha; (3) pengaruh pendidikan kewirausahaan terhadap kesiapan berwirausaha; (4) pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap kesiapan berwirausaha; (5) pengaruh self efficacy, adversity quotient, pendidikan kewirausahaan dan dukungan sosial keluarga terhadap kesiapan berwirausaha. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Ilmu Administrasi Bisnis Universitas Sumatera Utara Stambuk 2017, 2018, dan 2019 yang berjumlah 397 mahasiswa dan sampel sebanyak 200 mahasiswa dengan teknik pengambilan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan data menggunakan angket (kuesioner). Uji validitas dengan menggunakan teknik analisis product moment dan reliabilitas angket menggunakan rumus Alpha Croanbanch. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) self efficacy berpengaruh secara signifikan terhadap kesiapan berwirausaha; (2) adversity quotient berpengaruh secara signifikan terhadap kesiapan berwirausaha; (3) pendidikan kewarganegaraan berpengaruh secara signifikan terhadap kesiapan berwirausaha; (4) dukungan sosial keluarga berpengaruh secara signifikan terhadap kesiapan berwirausaha; (5) secara simultan, self efficacy, adversity quotient, pendidikan kewarganegaraan dan dukungan sosial berpengaruh secara signifikan terhadap kesiapan berwirausaha. Hasil uji koefisien determinasi (R2 ) sebesar 0,281 atau 28,1 % dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini.
Copyrights © 2024