Ukuran kinerja ekonomi dapat dilihat dari tingkat pertumbuhan ekonominya. Negara yang mengalami peningkatan produksi barang dan jasa dari periode sebelumnya maka terjadi pertumbuhan ekonomi. Disisi lain kejahatan korupsi menimbulkan situasi pertumbuhan ekonomi yang tentativ. Tentunya situasi seperti ini tidak menguntungkan bagi perekonomian dan bisnis. Sebab sektor swasta kewalahan untuk memperkirakan peluang bisnis untuk mendapatkan laba, akhirnya pelaku ekonomi tersebut terlibat dalam permasalahan kejahatan korupsi. Sehingga tujuan penelitian ini adalah mengetahui dampak yang timbul dari adanya peningkatan kejahatan korupsi terhadap pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian tinjauan literature dengan pendekatan PRISMA. Dimana peneliti mengambil, mendapatkan, memilah dan menganalisis penelitian yang sudah dilakukan di sumber nasional dan internasional yang terbukti valid. Penelitian ini mengungkapkan bahwa dampak kejahatan korupsi terhadap pertumbuhan ekonomi adalah menurunnya tingkat investasi investor sehingga menyebabkan pendapatan negara turun, tingkat kejahatan korupsi menimbulkan terhambatnya pembangunan (fasilitas umum dan infrastruktur), meningkatkan kemiskinan dan pengangguran.
Copyrights © 2024