Konflik Afghanistan telah berlangsung dari abad ke-16 sampai abad ke-21 dan menimbulkan ketidakstabilan di berbagai sektor yang mengakibatkan terjadinya krisis. Situasi ini kian diperparah dengan kembali berkuasanya Taliban di Afghanistan. Taliban yang kembali ke takhta kepemimpinan Afghanistan menyebabkan terhentinya banyak bantuan internasional dan jalinan kerja sama. Dalam penelitian ini, China menjadi negara yang tetap menjalin hubungan diplomatik dengan Taliban serta menyalurkan bantuan luar negeri ke Afghanistan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang berpusat pada analisa terkait apa saja motif China dalam penyaluran bantuan luar negeri ke Afghanistan tahun 2020-2023 dengan internet-based research dalam penghimpunan data. Selain itu, penelitian ini memanfaatkan bantuan luar negeri dari Carol Lancaster (2007). Penelitian ini menghasilkan bahwa terdapat tiga motif yang mendorong China pada 2020-2023 menyalurkan bantuan luar negeri ke Afghanistan yaitu motif diplomatik, motif pembangunan, dan motif komersial.
Copyrights © 2024