Batubara merupakan bahan bakar fosil utama yang dimanfatkan di dunia untuk pembangkit listrik, industri baja, semen dan kimia. Batubara jenis thermal coal paling banyak digunakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU). Batubara yang dipasok ke PLTU memiliki spesifikasi tertentu yang sesuai dengan spesifikasi boiler, pemilihan batubara yang tidak tepat akan menimbulkan masalah pada boiler, seperti: slagging, fouling, korosi, tabung bocor. Pemasok batubara bagi PLTU harus melakukan pengendalian mutu untuk meminimalkan risiko penalti berupa penyesuaian harga dan risiko penolakan. Dari hasil pengolahan data dengan teknik distribusi normal, mutu batubara existing termasuk spesifikasi medium calorific value ditinjau dari parameter Gross Calorific Value (GCV), Total Moisture (TM), dan Volatile Matter (VM). Ditinjau dari parameter GCV, batubara existing termasuk batubara bituminus yang sesuai dengan kebutuhan PLTU. Dengan asumsi harga dasar $308/ton, penyesuaian harga akibat nilai GCV diperoleh 68.92% seharga $224.106/ton, 30.84% seharga $263.081/ton, dan 0.01% seharga $282.569/ton.Kata kunci: Analisis Proksima, Analisis Ultima, Boiler, PLTU, Histogram
Copyrights © 2023