Faktor sumber daya manusia menjadi salah satu faktor mayor yang dapat mempengaruhi ketepatan kodifikasi klinis, coder adalah tenaga rekam medis sebagai seorang pemberi kode bertanggung jawab atas keakuratan kode dari suatu diagnosis yang sudah ditetapkan, coder dengan pengetahuan dan keterampilan yang baik menghasilkan kode yang baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan keterampilan coder dalam penetuan kode diagnosis di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Jenis penelitian observasional analitik. Besar sampel adalah coder RSUD Dr. Moewardi Surakarta yang berjumlah 30 orang.cara pengumpulan data mengguankan kuesioner pengetahuan dan ketrampilan coder. Analisa data menggunakan Fisher Exact. Hasil penelitian ini ditemukan tingkat pengetahuan coder dalam penentuan kode diagnosis sebagian besar baik sebanyak 18 responden (60%) dan tingkat ketrampilan coder sebagian besar baiks ebanyak 20 responden (66.7%). Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara pengetahuan dengan keterampilan coder dalam penentuan kode diagnosis Di RSUD Dr, Moewardi Surakarta dengan nilai p 0,045. Simpulan Seorang coder harus memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam mengkode diagnosis yang baik, memiliki kamampuan untuk membaca diagnosis dengan benar, mempunyai kemampuan untuk memahami terminologi medis
Copyrights © 2023