Cookies merupakan makanan ringan yang populer di kalangan masyarakat yang bahan baku utama pada umumnya adalah tepung terigu. Pada proses pembuatan cookies tidak memerlukan tepung dengan kandungan gluten yang tinggi sehingga pada proses pembuatannya tepung terigu dapat diganti, dan sebagai alternatifnya adalah tepung jagung. Tujuan penelitian yaitu menentukan atribut konsumen yang berpengaruh terhadap pengembangan produk cookies jagung, mengetahui parameter teknis yang berpengaruh terhadap pengembangan cookies jagung dan urutan kebutuhan konsumen serta parameter yang harus dipenuhi. Penelitian berlangsung dalam beberapa tahap, yaitu identifikasi atribut persyaratan konsumen dengan penyebaran kuesioner, identifikasi parameter teknis dengan studi pustaka, penentuan prioritas atribut persyaratan konsumen serta prioritas parameter teknis. Penentuan jumlah responden dilakukan dengan menggunakan metode proporsi pada populasi masyarakat berusia 18-45 tahun yang berdomisili di Kota Purwokerto yang menyukai cookies. Kuesioner disebarkan kepada 100 responden untuk mengidentifikasi persyaratan konsumen, spesifikasi desain produk, tingkat kepentingan, kepuasan dan daya tarik. Analisis data dilakukan melalui perhitungan komulatif pemenuhan keinginan konsumen berdasarkan persyaratan konsumen dan parameter teknis sehingga dihasilkan rumah mutu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pengembangan cookies jagung terdapat 14 parameter penting, yaitu bahan baku, formulasi produk, waktu pengadukan, tahapan pemasukan bahan selama pengadukan, bentuk cetakan, waktu pemanggangan, suhu pemanggangan, pengemasan, labelling, pengecekan kualitas (Quality Control), registrasi PIRT, registrasi Halal, penyimpanan, dan registrasi BPOM. Tiga prioritas tertinggi atribut persyaratan konsumen yaitu desain label pada produk mendeskripsikan isi produk (8,38%), memiliki aroma cookies yang khas (8,23%), dan label kemasan mencantumkan komposisi bahan (8,12%).
Copyrights © 2023