Asam urat ini termasuk penyakit yang tidak dapat menular dikarenakan menumpuknya kristal monosodium urat di dalam tubuh. Penumpukan kristal monosodium yang berlebihan di dalam tubuh dapat menyebabkan peningkatan asam urat. Penyebab timbulnya nyeri di persendian yaitu disaat kadar asam urat mengalami penumpukan yang berlebihan dan biasanya sendi lutut, sendi metatarsophalangeal (MTPs), dan pergelangan kaki termasuk paling sering terkena asam urat. Oleh karena itu, dapat menyebabkan ketidakstabilan gaya berjalan, sehingga mengakibatkan risiko jatuh pada lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kadar asam urat dengan risiko jatuh pada lansia. Desain cross-sectional menjadi desain pada penelitian ini. Populasi pada penelitian ini yaitu lansia dengan kadar asam urat tinggi yang sampelnya berjumlah 45 lansia dengan menggunakan metode purposive sampling. Lansia yang memiliki riwayat hipertensi, diabetes, dan cedera ekstremitas bawah tidak dimasukkan dalam penelitian ini. Data yang diperoleh dilakukan pengujian dengan menggunakan uji statistik spearman. Berdasarkan hasil analisis korelasi menggunakan uji spearman, ditemukan bahwa nilai signifikansi (2-tailed) adalah 0,038 < 0,05. Berdasarkan uji korelasi spearman didapatkan hasil 0,013 dimana H0 ditolak dan H1 diterima. Adanya hubungan antara kadar asam urat dengan risiko jatuh pada lansia di wilayah Puskesmas Mulyorejo Kota Malang, akan tetapi hubungannya sangat lemah.
Copyrights © 2024