Cacing Ascaris suum merupakan parasit saluran pencernaan pada babi yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan berupa kekurusan, diare, penurunan produktivitas ternak dan kerugian ekonomi yang besar. Adanya infeksi ascaris suum pada hewan tidak menutup kemungkinan dapat menginfeksi manusia. Tujuan penelitian ini adalah mencari prevalensi dan faktor resiko terjadinya infeksi cacing A. suum pada babi di peternakan Lingkungan Babakan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 20 sampel feses babi, yang diambil secara random sampling. Sampel feses diperiksa di laboratorium clinical skill center (CSC) FKH Universitas Mandalika, dengan metode konsentrasi natif dan pengapungan menggunakan larutan gula jenuh. Hasil penelitian dari pemeriksaan feses babi menunjukan prevalensi infeksi cacing A. suum pada babi sebesar 70% yang ada di peternakan Lingkungan Babakan Gerung Kabupaten Lombok Barat. Hasil menunjukkan bahwa faktor kepadatan kandang dan sanitasi berpengaruh terhadap prevalensi infeksi cacing A. suum pada babi, sedangkan jenis kelamin tidak menunjukan adanya pengaruh terhadap infeksi parasit A. suum.Kata kunci : Ascaris suum, Babi, prevalensi, Kab. Lombok Barat
Copyrights © 2024