Perkembangan teknologi yang ada di Indonesia saat ini berjalan dengan cepat dan semakin canggih. Sehingga dapat dirasakan dalam berbagai kegiatan dan kehidupan sehari-hari, khususnya dalam bidang industri manufaktur. Efektivitas dalam proses produksi perlu didukung adanya manajemen perawatan dan pemeliharaan pada mesin untuk itu diperlukan langkah-langkah yang efektif dalam pemeliharaan mesin untuk dapat menanggulangi dan mencegah masalah tersebut. Lokasi pengambilan data yang dilaksanakan pada 21 Maret 2019 s/d Mei 2019 di PT. CHUHATSU INDONESIA KARAWANG PLANT, Kawasan Surya Cipta – Karawang. Hasil penelitian mendapatkan data periode November 2018 mesin second shotpeen memiliki probabilitas breakdown tertinggi yakni 0.148 sedangkan pada periode February 2019 probabilitas breakdown terendah yakni 0.04. Biaya maintenance dari kedua kebijakan sebagai berikut, Repair policy dengan biaya Rp 1.551.687/ bulan, Preventive policy dengan biaya terendah Rp 1.773.047/10 bulan sekali, meliputi repair Rp 936.081 dan preventive Rp 836.966. Kata kunci: Analisis, Maintenance, Breakdwond, Biaya, Mesin Second Shotpeen
Copyrights © 2023