Kejadian kebakaran merupakan peristiwa yang tidak dapat diprediksi sebelumnya, sehingga petugas pemadam kebakaran dituntut untuk selalu siaga ketika bertugas. Keluhan kesehatan yang dirasakan oleh petugas di lokasi kebakaran umumnya dikarenakan banyak menghirup asap misalnya batuk, sesak nafas, mual, muntah, pusing, mata perih bahkan pingsan. Asap dari kasus kebakaran banyak mengandung senyawa- senyawa yang berbahaya bagi kesehatan, salah satunya adalah karbon monoksida (CO). hal tersebut membuat petugas pemadam kebakaran menjadi beresiko tinggi untuk keracunan gas CO. Dari beberapa gejala keracunan gas CO pada manusia, takikardia merupakan salah satu gejala yang berbahaya. Oleh karena itu pada penelitian ini akan di bangun sebuah sistem indikator denyut jantung pada petugas pemadam kebakaran, dengan melakukan inovasi terhadap penelitian sebelumnya. Yaitu, sistem penghitung denyut jantung dan sensor kepekatan gas CO dengan indikator led dan buzzer, yang dirancang agar dapat memberikan pemberitahuan dini pada petugas pemadam kebakaran yang mengalami gejala takikardia akibat keracunan karbon monoksida. Alat ini dapat menjadi alarm untuk mengindikator kondisi jantung dan tingkat kepekatan gas CO pada masing-masing petugas pemadam kebakaran.
Copyrights © 2019