Peran Gas bumi dalam transisi energi rendah karbon sebelum menuju Net Zero Emission (NZE) sangatlah penting karena bisa menjembatani perubahan energi fosil (Minyak bumi dan batubara) ke energi terbarukan. Pada bauran energi nasional tahun 2022 gas bumi sebagai bahan bakar menempati porsi konsumsi terbesar ketiga konsumsi setelah minyak bumi dan batubara. Untuk pemanfaatan gas bumi maka pemerintah terus berupaya membangun infrastruktur gas bumi seperti pipa Transmisi, pipa distribusi dan jaringan gas. Pipa transmisi adalah sarana transportasi untuk mengangkut Gas Bumi produsen gas ke pipa distribusi menuju konsumen. Sedangkan pipa Open Access adalah pipa transmisi yang menurut peraturan pemerintah c.q BPH Migas adalah pipa transporter yang bisa dimanfaatkan bersama antar produsen gas atau jaringan distribusi yang ditetapkan dengan mempertimbangkan sumber gas berdasarkan rencana pembangunan pemerintah dan atau usulan BPH Migas dan atau usulan badan melalui mekanisme lelang oleh BPH Migas. Penelitian ini menggunakan metode analisa deskriptif - kuantitatif, menggunakan persamaan Panhandle A, dengan EOS Peng Robinson (PR), dengan parameter pipeline gas alam sepanjang 200 km, tekanan input pada pipeline sebesar 900-1065 Psia, flowrate sebesar 100 MMSCFD, dari hasil Analisa didapakan bahwa semua rumus empiris dan simulasi dapat digunakan untuk memprediksi nilai kapasitas alir maksimal dengan baik pada segmen pipa sangat panjang dengan menggunakan software Pipeline Studio.
Copyrights © 2023