Keseimbangan lingkungan dapat terganggu dengan adanya sampah plastik melalui mikroplastik. Mikroplastik di Kanal Mangetan bukan hanya berasal dari limbah rumah tangga tetapi juga besumber dari pabrik. Kanal Mangetan digunakan untuk menunjang proses kehidupan masyarakat, menampung air hujan dan keperluan produksi industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa warna, bentuk, dan kelimpahan mikroplastik pada setiap outlet limbah pabrik yang terdiri dari pabrik kertas, pabrik kalsium dan pabrik tahu yang ada di Kanal Mangetan. Lokasi penelitian ditentukan menggunakan metode Purposive Sampling dengan pertimbangan bahwa ketiga lokasi banyak menghasilkan mikroplastik dalam proses produksinya. Sampel yang digunakan yaitu sampel air kolom dan sampel sedimen. Pengambilan sampel air saat dilapang menggunakan planktonnet sebanyak 100L, sedangkan sampel sedimen dengan bantuan skop. Sampel air dan sedimen yang telah diambil kemudian dipreparasi menggunakan H2O2 dan Fe2SO4. Kelimpahan rata-rata pada sampel air kolom pabrik kertas memiliki nilai 2,51 partikel/liter, pada pabrik kalsium sebesar 1,17 partikel/liter dan pada pabrik tahu 1,74 partikel/liter. Sedangkan pada sampel sedimen kelimpahan rata-rata mikroplastik di pabrik kertas sebesar 3,07 partikel/gram, pabrik kalsium sebesar 1,67 partikel/gram dan pabrik tahu sebesar 2,30 partikel/gram.
Copyrights © 2024