Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana Alokasi Umum (DAU), dan jumlah penduduk terhadap belanja daerah di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur selama periode 2019-2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Sampel penelitian mencakup 38 Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur dengan total 152 observasi. Analisis data dilakukan melalui regresi linier berganda, dan hasilnya menunjukkan bahwa PAD dan jumlah penduduk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap belanja daerah, sementara DAU tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan PAD dan pertumbuhan jumlah penduduk dapat mendorong peningkatan belanja daerah, sedangkan alokasi DAU memerlukan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan efektivitasnya. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pembuat kebijakan dalam pengelolaan keuangan daerah, khususnya dalam meningkatkan kemandirian fiskal dan pengalokasian sumber daya yang lebih efektif
Copyrights © 2024