Pengembangan kapasitas kelembagaan dalam sebuah organisasi sangat perlu dilakukan dalam upaya pencapaian tujuan organisasi agar berjalan secara efektif dan efisien. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisa faktor penghambat pengembangan kapasitas kelembagaan di Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM) Kota Pekanbaru pada Bidang Pengarusutamaan Gender (PUG) dan pemberdayaan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode kualitatif. Adapun informan pada penelitian ini berasal dari pegawai di DP3APM kota pekanbaru staff pengelola kepegawaian, pegawai bidang pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan, kepala UPT PPA, dan beberapa korban yang mengalami kekerasan berbasis gender pada tahun 2021. Penentuan informan pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling kemudian dilanjutkan dengan snawball sampling. Pengumpulan data yang diperoleh pada penelitian ini dilakukan dengan melaksanakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sehingga diperoleh hasil penelitian bahwa, pengembangan kapasitas kelembagaan di DP3APM Kota Pekanbaru pada bidang Pengarusutamaan Gender dan Pemberdayaan Perempuan belum berjalan secara optimal. Hal ini disebabkan oleh beberapa kendala yaitu keterbatasan sumber daya manusia yang dimiliki sehingga dianggap membutuhkan penambahan pegawai, pegawai yang belum berkompeten dibidangnya sehingga dinilai membutuhkan pengembangan kompetensi pegawai, budaya organisasi yang buruk, dan anggaran yang kurang memadai.
Copyrights © 2022