Kebiasaan aktivitas fisik yang rendah atau disebut juga sedentary life style semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi yang mempermudah aktivitas manusia. Sedentary lifestyle beresiko untuk meningkatkan tebal lemak yang juga memiliki resiko Kesehatan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah melihat pengaruh exercise terhadap tebal lemak pada komunitas denga aktivitas fisik rendah. Metode penelitian ini adalah quasi experimental dengan pendekatan one group pre and post-test design. Subjek penelitian adalah 22 mahasiswi yang memiliki IMT ≥23 kg/m2 dan score Tegner scale ≤ 2. Pengukuran tebal lemak menggunakan skinfold caliper untuk extrimitas atas dan bawah. Intervensi yang diberikan adalah: (1) overhead tricep extension dengan beban 5kg dilakukan sebanyak 10 repetisi, 3 set. (2) Push up sebanyak 8 repetisi, 3 set. (3) Squad dilakukan 12 repetisi, 3 set. (4) Lunges dilakukan 12 repetisi, 3 set. Seluruh Latihan diberikan dengan frekuensi 3 kali seminggu selama 4 minggu. Analisa data yang digunakan yaitu uji normalitas menggunakan shapiro wilk dan uji hipotesa menggunakan uji paired t-test dengan nilai signifikansi p<0.05. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tebal lemak yang signifikan. Anggota gerak atas lebih banyak mengalami penurunan dibandingkan dengan anggota gerak bawah.
Copyrights © 2024