Living Quran sebagai disiplin ilmu baru dalam kajian qur’an berupaya menjelaskan fenomena-fenomena sosial yang memiliki kaitan erat dengan ayat-ayat al-Quran yang dimaknai dan diaktualisasikan oleh individu maupun komunitas. Dalam konteks itu, tradisi wirid surah al-sajadah dan surah al-mulk di Pesantren Hidayatullah Surabaya layak dicermati. Kajian ini merupakan kajian perdana terhadap fenomena wirid tersebut. Kajian ini menggunakan perspektif hermeneutik Gadamer yang bertujuan menggali dan mendapatkan pemahaman serta makna dari tradisi tersebut. Hasil kajian menyimpulkan bahwa ternyata wirid tersebut merupakan salah satu satu upaya internalisasi nilai-nilai al-Quran terhadap kader agar memiliki kecerdasan emosioanal, spiritual dan militansi dalam menegakkan peradaban Islam.
Copyrights © 2024