Penyakit demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit infeksi akut akibat virus dengue yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus. Indonesia merupakan negara dengan kasus DBD tertinggi di Asia tenggara. Berdasarkan data Kemenkes tahun 2020, Provinsi Bali merupakan provinsi dengan Incidence Rate (IR) tertinggi yaitu 273,1%. Kelompok anak usia 5-14 tahun menjadi proporsi terbanyak yang mengalami DBD di Indonesia yakni mencapai 42,72%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik infeksi demam berdarah dengue pada anak usia 1-18 tahun di RSUD Sanjiwani pada tahun 2020. Rancangan penelitian ini bersifat deskriptif dengan mengunakan metode cross sectional. Data diambil melalui data rekam medis dengan jumlah 125 sampel menggunakan teknik simple random sampling. Kriteria inklusi dalam penelitian ini meliputi pasien yang terdiagnosis DBD usia 1-18 tahun dan tercatat dalam rekam medis RSUD Sanjiwani. Kriteria ekslusi yang digunakan adalah pasien yang memiliki data rekam medis tidak lengkap. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa subyek penelitian terbanyak dengan jenis kelamin laki-laki (62.8%) dilanjutkan dengan perempuan (37.6%). Distribusi pasien terbanyak menurut usia adalah 12-18 tahun (48.8%) dan dengan status gizi berat badan lebih (40%). Penderita DBD didominasi oleh derajat keparahan I dan II atau Non-Dss (83%) dengan lama rawat terbanyak
Copyrights © 2024