Ketika radiasi matahari mencapai atmosfer bumi, sebagian panas akan dipantulkan oleh atmosfer dalam bentuk sinar inframerah, dan sebagian lagi akan diteruskan ke permukaan bumi memantukan kembali panas tersebut dan sebagian diserap oleh gas rumah kaca seperti Karbondioksida (CO2), Metana (CH4) dan NO di atmosfer. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan bumi. Keadaan ini terjadi terus menerus sehingga mengakibatkan efek rumah kaca. Efek rumah kaca akan berpengaruh luas terhadap fenomena di permukaan bumi, baik fenomena biotik, abiotik, maupun kultur. Pada fenomena abiotik, pengaruhnya dapat dilihat pada: Polusi Udara Pemanasan Global, Perubahan Iklim, Pencairan Es Di Kedua Kutub, Kenaikan Muka Air Laut. Efek rumah kaca dan pemanasan global mengakibatkan dampak yang luas dan serius bagi aktivitas sosial-ekonomi masyarakat meliputi : (a) gangguan terhadap fungsi kawasan pesisir dan kota pantai, (b)gangguan terhadap fungsi prasarana dan sarana seperti jaringan jalan, pelabuhan dan bandara (c) gangguan terhadap permukiman penduduk, (d) pengurangan produktivitas lahan pertanian, (e) peningkatan resiko kanker dan wabah penyakit, dan sebagainya. Adapaun langkah-langkah yang bisa kita lakukan adalah sebagai berikut: Hemat pemakaian listrik; Hemat pemakaian air; 3 R (Reduce, Reuse, Recycle); Mencegah penebangan hutan; Penghijauan/reboisasi; dan Jangan sering-sering naik kendaraan pribadi.
Copyrights © 2023