Ketika media sosial ada di mana-mana, hubungan selebriti-penggemar telah berubah secara drastis dua dekade terakhir. Melalui bangunan hubungan mutualisme antara Tiktok dan Industri K-Pop– TikTok meluncurkan rangkaian acara sukses yang dikenal sebagai 'TikTok Stage' yang kemudian mempengaruhi format pertunjukan hiburan dan hubungan artis dan penggemarnya. Dengan meneruskan gagasan Platformisasi, kami mengkaji bagaimana operasionalisasi glokalisasi platform oleh TikTok, dengan menunjukkan bagaimana Tiktok Stage sebagai salah satu fitur yang dibuat Tiktok memfasilitasi penyebaran ‘tenaga kerja gratis’ dari bintang dan penggemar K-pop, untuk mempertahankan minat dan lalu lintas di platform. Platformisasi K-pop seperti ini menghasilkan duplikasi pertunjukan K-pop sebelumnya. Dengan melakukan analiais konten secara kualitatif pada fanmeeting selebritas Korea Selatan Lee Sung-kyung yang digelar oleh media sosial berbasis video asal China, TikTok pada 18 Maret 2021, terlihar bagaimana artis menggunakan formula presentasi diri artis klasik, berupa persona unik dan “dekat” serta interaksi parasosial antara artis dan penggemar. Meski demikian, tenaga kerja gratis dan tidak terlihat yang adalah penggemar jauh lebih kerja keras dan sukarela untuk hadir dan melakukan banyak cara untuk mendukung artis mereka. TikTok Stage sebagai platform acara mengonfigurasi fitur komunikatif platform dan pengaturan panggung untuk memediasi hubungan virtual antara penggemar dan bintang K-pop selama streaming langsung TikTok.
Copyrights © 2024