Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat kedepannya akan memberikan banyak dampak bagi kehidupan manusia. Sama halnya dalam menghadapi perang generasi ke-enam yang akan datang, diperlukan sebuah teknologi yang membantu meningkatkan skill dari para Taruna. Maka dari itu sebagai seorang calon perwira perlu mengasah kemampuan menembak yang dimiliki. Untuk meningkatkan kemampuan NABITEPI (pengaturan nafas, bidikan, dan tarikan picu) dari seorang petembak, latihan kering merupakan salah satu latihan yang diterapkan oleh Akademi Angkatan Udara. Latihan kering adalah latihan yang dilakukan dengan cara menembak menggunakan senjata tanpa peluru, namun diibaratkan senjata tersebut berisi peluru. Pada penelitian ini, Untuk mengefisienkan latihan kering, dibuatlah sebuah alat latihan menembak menggunakan laser dan layar LCD sebagai tampilan dari perkenaan tembakan. Penulis merancang sebuah alat yang berfungsi sebagai alat latihan menembak yang dapat menampilkan hasil perkenaan dari tembakan. Dalam proses berjalannya, alat ini menggunakan laser sebagai pengganti peluru yang ditembakkan dari sebuah pistol dan Photodioda yang digunakan untuk menangkap sinar laser yang ditembakkan. Photodioda diibaratkan sebagai sebuah lesan yang mana jika terkena tembakan atau cahaya dari laser maka akan membuat buzzer berbunyi dan menampilkan hasilnya di layar LCD. Hasil penelitian dari alat latihan menembak tersebut menunjukkan bahwa sensor Photodioda dapat mendeteksi cahaya yang ditembakkan oleh laser yang telah diisikan kode menggunakan modul mosfet agar tidak terbaur oleh sinar matahari langsung. Maksudnya adalah Ketika pistol ditembakkan baik itu di dalam ruangan maupun diruang terbuka atau dibawah sinar matahari terik, maka lesan atau Photodioda akan tetap dapat membaca laser yang ditembakkan dari pistol.
Copyrights © 2023