Sebuah gagasan menyambut kebijakan mewujudkan visi Indonesia Emas muncul dengan keyakinan bahwa teknologi masa depan dapat diramalkan melalui analisa yang sistematik dan komprehensif. Peramalan Teknologi atau dikenal dengan istilah technology forecasting dapat diaplikasikan untuk menentukan tren teknologi masa depan, khususnya untuk menentukan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI Angkatan Udara (TNI AU). Hal ini sangat penting untuk dipahami karena TNI AU harus bersifat adaptable terhadap kemajuan ilmu teknologi di tengah situasi keamanan global yang berpotensi memicu peperangan di masa mendatang. Seiring dengan teknologi yang semakin mutakhir dan meningkat kemampuannya, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) tidak dapat bekerja sendiri, namun memerlukan kolaborasi tim yang tersusun dari pemangku kebijakan, industri dan para akademisi yang dikenal dengan triple helix. Pada lingkup AAU, tim terdiri dari pimpinan dan pejabat terkait, mitra kerja AAU dan Taruna sebagai akademisi yang berkolaborasi menuangkan ide dan gagasan dalam mengkaji, meneliti, dan membentuk Forum Group Discussion. Melalui analisa dan pemikiran yang merujuk pada perkembangan lingkungan strategis serta direktif dari pimpinan, hasil dari proses technology forecasting berupa memprediksi teknologi masa depan diharapkan dapat menjadi masukan dan saran kepada TNI AU dalam menentukan alutsista di masa mendatang.
Copyrights © 2023