Laba adalah indikator yang digunakan untuk menilai sejauh mana bank mampu mengelola semua asset produktifnya secara efisien untuk mencapai keuntungan yang lebih besar. Sedangkan NPF adalah kredit bermasalah dari total kredit yang telah disalurkan. Bank dengan tingkat kredit macet yang tinggi biasanya memiliki tingkat efisiensi yang rendah, maka dapat mengurangi partumbuhan profit atau laba. Sebaliknya, jika bank memiliki tingkat kredit macet yang rendah cenderung lebih efisien meningkatkan pertumbuhan laba. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel asset produktif dan NPF terhadap laba pada Bank BCA Syariah tahun 2018-2022. Metode dan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kuantitatif dan data sekunder yang diperoleh dari website Bank BCA Syariah dengan analisis data yang diolah dengan IBM SPSS Versi 26. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara parsial variabel asset produktif berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih tahun berjalan dan variabel NPF berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih tahun berjalan. Hasil uji f (simultan) asset produktif dan NPF berpengaruh signifikan terhadap laba bersih tahun berjalan. Adapun uji koefisien determinasi (Adjusted R Square) sebesar 0,959 atau sebesar 95,9%. Hal ini menunjukkan bahwa asset produktif dan NPF berkontribusi sebesar 95,9% terhadap laba bersih tahun berjalan.
Copyrights © 2024